PropFirmIndonesia
← Kembali ke Blog
Tutorial5 min read

Cara Hitung Lot Size di Prop Firm Challenge (Panduan Praktis 4 Langkah)

P
PropFirmID Editor
PropFirmID Editorial
23 Mei 2026
20 views

Panduan langkah demi langkah menghitung lot size yang tepat di prop firm challenge agar risiko terkontrol dan akun tidak cepat breach.

Bandingkan Daily Loss & Max Loss 27+ Prop Firm

Tentukan lot size yang aman berdasarkan rule drawdown firm pilihanmu — semua data dalam 1 halaman.

Lihat Perbandingan →

Lot size adalah salah satu faktor terbesar yang menentukan apakah akun prop firm bisa bertahan. Banyak trader punya analisis yang cukup baik, tetapi akun tetap gagal karena ukuran lot terlalu besar.

Dalam prop firm challenge, tujuan utama bukan hanya mencari profit, tetapi menjaga akun tetap berada jauh dari batas drawdown.

Kenapa Lot Size Penting di Prop Firm?

Prop firm memiliki batas daily loss dan max loss. Jika lot terlalu besar, satu atau dua trade buruk bisa langsung mendekati batas tersebut.

Karena itu, lot size harus dihitung berdasarkan risiko yang siap diterima, bukan berdasarkan seberapa besar akun terlihat di dashboard.

Langkah 1: Tentukan Risk per Trade

Mulai dengan menentukan berapa persen akun yang ingin kamu risikokan per trade. Contoh umum untuk pemula:

  • Konservatif: 0.25% per trade
  • Moderate: 0.5% per trade
  • Agresif (maksimal): 1% per trade

Jika akun $100,000 dan kamu memilih risk 0.5%, maka risiko maksimal per trade adalah $500.

Langkah 2: Tentukan Stop Loss dalam Pip atau Point

Setelah tahu risiko maksimal dalam dolar, tentukan jarak stop loss berdasarkan analisa teknikal. Misalnya:

  • Setup breakout butuh SL 25 pip
  • Setup reversal butuh SL 40 pip
  • Setup scalping butuh SL 8 pip

Setiap setup punya jarak SL yang berbeda — lot size harus menyesuaikan.

Langkah 3: Hitung Lot Size

Rumus sederhana:

Lot Size = Risiko ($) ÷ (Stop Loss (pip) × Pip Value)

Untuk forex, pip value tergantung pair dan ukuran lot:

  • 1 lot standard EURUSD ≈ $10 per pip
  • 0.1 lot mini EURUSD ≈ $1 per pip
  • 0.01 lot micro EURUSD ≈ $0.10 per pip

Contoh: Risiko $500, SL 25 pip, pip value $10 per lot. Lot Size = $500 ÷ (25 × $10) = $500 ÷ $250 = 2 lot

Langkah 4: Sesuaikan dengan Daily Loss

Jangan hanya menghitung satu trade. Cek juga batas daily loss firm.

Jika daily loss firm 5%, jangan sampai 3 trade loss berturut-turut langsung mendekati batas itu. Banyak trader memilih batas harian pribadi yang lebih kecil:

  • Maksimal 2 loss berturut-turut → stop hari itu
  • Atau maksimal 1%–2% loss harian → stop

Contoh Skenario Lengkap

Setup: Akun $50,000, risk per trade 0.5%, SL 20 pip, pip value $10 per lot.

  1. Risk per trade = 0.5% × $50,000 = $250
  2. Jika 1 lot = $10/pip → 1 lot × 20 pip = $200 risiko
  3. Untuk risk $250 → 1.25 lot mendekati target
  4. Trader konservatif bisa pakai 1 lot atau lebih kecil

Lot konservatif lebih aman karena memberi buffer untuk error eksekusi.

Kesalahan Umum dalam Menghitung Lot

Aspek Salah Benar
Acuan utama Target profit Batas risiko
Lot size Sama untuk semua setup Menyesuaikan jarak SL
Setelah loss Lot dinaikkan ("balas dendam") Lot tetap atau dikurangi
Pip value Diasumsikan sama semua pair Cek per pair (USD/non-USD)
Stop loss Disesuaikan dengan lot Stop loss dulu, lot menyesuaikan

Kesimpulan

Lot size yang tepat membuat trader bisa bertahan lebih lama dan menghindari breach karena satu trade buruk.

Sebelum entry, selalu tentukan:

  1. Risk per trade (dalam %)
  2. Stop loss (dalam pip)
  3. Pip value sesuai pair
  4. Batas loss harian pribadi

Jika tidak bisa menghitung risikonya, sebaiknya jangan entry dulu.

FAQ

Apakah lot size harus sama setiap trade?

Tidak. Lot size sebaiknya menyesuaikan risk per trade dan jarak stop loss setiap setup. Setup dengan SL lebih jauh = lot lebih kecil agar risiko tetap sama.

Berapa risk per trade yang aman untuk prop firm?

Untuk pemula, 0.25% sampai 0.5% per trade sering lebih aman. Trader berpengalaman dengan track record stabil bisa memakai 1%, tetapi tidak lebih.

Apakah boleh menaikkan lot setelah loss?

Sebaiknya tidak. Menaikkan lot setelah loss adalah awal dari revenge trading yang cepat menghabiskan akun. Pertahankan lot atau kurangi.

Apa yang harus dihitung sebelum entry?

Risk per trade (% dari akun), stop loss (dalam pip), pip value sesuai pair, lot size (dari rumus), dan batas loss harian pribadi. Lima hal ini wajib sebelum klik buy/sell.